JRMEDIA.ID — Lima pekan berlalu setelah patah hati di Roland Garros, Jannik Sinner membalikkan keadaan di Wimbledon, Senin (14/7/2025) WIB. Ia membalas dendam atas Carlos Alcaraz dan meraih gelar Grand Slam keempatnya.
Bertanding di final perdananya di Wimbledon, petenis nomor satu dunia itu mengalahkan Alcaraz dengan skor 4-6, 6-4, 6-4, 6-4 dalam pertandingan sengit untuk menjadi petenis Italia pertama yang memenangi gelar tunggal Wimbledon.
“Rasanya sangat emosional, karena saya mengalami kekalahan yang sangat berat di Paris,” ujar Sinner saat upacara penyerahan trofi, seperti disiarkan ATP. “Namun pada akhirnya, tidak masalah bagaimana Anda menang atau kalah di turnamen penting, Anda hanya perlu memahami kesalahan dan mencoba memperbaikinya.”
Di Paris pada awal Juni 2025, Sinner nyaris meraih kemenangan di turnamen major lapangan tanah liat. Petenis usia 23 tahun itu memimpin sebelum Alcaraz bangkit secara mengejutkan, menang dalam pertandingan epik berdurasi lima jam 29 menit untuk mempertahankan rekor final major sempurnanya (5-0). Namun kali ini, Sinner tak terbendung.
“Carlos, sekali lagi, turnamen yang luar biasa, tetapi yang terutama terima kasih atas pemain seperti Anda. Sangat sulit bermain melawan Anda, tetapi kami memiliki hubungan yang luar biasa di luar dan di dalam lapangan. Kami hanya mencoba membangun, dan untuk itu kami membutuhkan tim-tim terbaik di dunia,” jelas Sinner. “Teruslah berjuang, dan Anda akan meraih trofi ini berkali-kali. Anda sudah memiliki dua trofi.”
Sinner tidak hanya mengukir namanya dalam buku sejarah sebagai petenis putra Italia pertama yang memenangi Wimbledon, ia juga kini hanya kurang satu gelar lagi untuk menyelesaikan Grand Slam, dengan hanya Roland Garros yang belum masuk dalam koleksinya.
Sinner meninggalkan London dengan keunggulan 3.430 poin atas Alcaraz di peringkat ATP. Keunggulan Sinner kontra petenis Spanyol tersebut dengan cepat menjadi duel penentu di era baru.
“Selalu sulit untuk kalah, bahkan jika itu di final, tetapi pertama-tama saya harus mengucapkan selamat pada Jannik sekali lagi,” kata Alcaraz, juara Wimbledon 2023-2024, saat upacara penyerahan trofi. “Saya sangat senang untuk Anda. Jadi, teruslah berjuang, dan saya senang bisa membangun hubungan sangat baik di luar lapangan, tetapi juga persaingan yang baik di lapangan. Itu membuat saya berkembang setiap hari, jadi terima kasih banyak dan selamat.”
(ant/end)
Komentar