News
Beranda » Berita » Miris, Sudah 10 Bulan Meninggal, Jasad Artis Cantik Pakistan Ditemukan Membusuk di Apartemennya

Miris, Sudah 10 Bulan Meninggal, Jasad Artis Cantik Pakistan Ditemukan Membusuk di Apartemennya

Pose artis Pakistan Humaira Asghar Ali yang diunggah di akun Instagram pribadinya. (Foto: Instagram/@humairaaliofficial).

JRMEDIA.ID — Humaira Asghar Ali, artis wanita asal Pakistan, ditemukan dalam keadaan sudah membusuk di dalam apartemennya di Karachi berbulan-bulan setelah kematiannya. Menurut laporan Pakistan, Ary News, Sabtu (12/7/2025), polisi menemukan jasadnya pada Selasa (8/7/2025) saat mengeksekusi perintah pengadilan untuk mengosongkan flat di DHA Phase-VI di Ittehad Commercial Area Karachi tempat Humaira tinggal.

Warga Pakistan menggambarkan Humaira Asghar, yang dikenal karena perannya dalam acara realitas “Tamasha Ghar” dan film “Jalaibee”, sebagai sosok yang tertutup dan minim interaksi.

Humaira dilaporkan telah tinggal sendirian di apartemen dalam tujuh tahun terakhir. Investigasi awal menunjukkan bahwa dia tidak berhubungan dengan keluarga, teman, atau tetangga sejak Oktober 2024.

Laporan awal hasil pemeriksaan post-mortem yang dirilis pada Jumat (11/7/2025) menunjukkan bahwa Humaira Asghar kemungkinan sudah meninggal dunia delapan hingga sepuluh bulan lalu. Menurut laporan post-mortem yang disusun oleh Dokter Bedah Kepolisian Dr Summaiya Syed, jasad artis sekaligus model itu telah membusuk parah dan tidak dapat dikenali saat ditemukan.

Jasad Humaira Asghar sudah dalam tahap pembusukan lanjut, dengan otot-otot wajah rusak total, sebagian besar tubuh kehilangan jaringan otot, tulang-tulang hancur saat bersentuhan, materi otak mengalami autolisis, dan organ-organ dalam berubah menjadi massa hitam amorf.

Dari Strongman ke Dewa—Eskalasi Kekuatan Superman & Batman dari Golden Age ke Era Modern

Namun demikian, menurut hasil pemeriksaan tidak ada fraktur pada struktur rangka serta kepala dan tulang belakangnya tetap utuh meskipun sumsum tulang belakangnya sudah tidak ada. Tim pemeriksa mendapati serangga cokelat pada jasadnya, terutama di rambut, tetapi tidak menemukan adanya belatung.

Menurut laporan pemeriksaan post-mortem, tingkat pembusukan yang parah membuat penyebab pasti kematian Humaira Asghar tidak dapat ditentukan pada tahap ini. Analisis profil DNA dan toksikologi sedang dilakukan. Hasilnya diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian wanita usia 31 tahun tersebut.

Saudara laki-laki Humaira pada Kamis (10/7/2025) telah mengambil jenazah saudarinya dan membawanya ke Lahore menggunakan ambulans untuk dimakamkan.

(end)

BNPP RI Tindak Lanjut Identifikasi Kawasan Pertumbuhan Ekonomi di PKSN Entikong

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *