ChatGPT/ilustrasi. (Foto: Pixabay)
JRMEDIA — Perusahaan riset teknologi swasta yang berfokus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), OpenAI, akan menghentikan penggunaan GPT-4 di ChatGPT. OpenAI akan sepenuhnya mengganti model kecerdasan buatan yang diluncurkan lebih dari dua tahun lalu itu dengan GPT-4o.
Laporan dari TechCrunch pada Jumat (11/4/2025) menyebutkan, menurut OpenAI penggantian GPT-4 dengan GPT-4o, model default ChatGPT saat ini, akan berlaku efektif pada 30 April 2025. Meski selanjutnya tidak lagi tersedia di ChatGPT, GPT-4 masih dapat diakses melalui API milik OpenAI.
“Dalam evaluasi langsung, GPT-4o secara konsisten mengungguli GPT-4 dalam hal penulisan, pemrograman, sains-teknologi (STEM), dan lainnya,” tulis OpenAI dalam changelog.
Menurut perusahaan teknologi itu, perbaikan terbaru telah meningkatkan kemampuan GPT-4o dalam mengikuti instruksi, memecahkan masalah, dan menjaga alur percakapan.
GPT-4 diluncurkan pada Maret 2023 untuk ChatGPT serta chatbot Copilot milik Microsoft di web.
Beberapa versi GPT-4 memiliki kemampuan multimodal yang memungkinkannya memahami gambar dan teks.
CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa dana pelatihan GPT-4, yang kabarnya berukuran sangat besar, lebih dari 100 juta dolar AS. Model ini digantikan oleh GPT-4 Turbo, yang lebih cepat dan hemat biaya, pada November 2023.
Penghentian penggunaan GPT-4 di ChatGPT diperkirakan diikuti dengan peluncuran model-model AI baru.
Menurut hasil penggalian kode oleh pengembang Tibor Blaho, OpenAI sedang mempersiapkan lini model GPT-4.1, yang terdiri atas GPT-4.1-mini, GPT-4.1-nano, dan GPT-4.1. Selain itu, akan hadir pula model ‘penalaran’ o3 dan o4-mini.
(ant/end)
Komentar