Hype
Beranda » Berita » Sejarah Watchmen: Dari Hooded Justice ke Generasi Watchmen

Sejarah Watchmen: Dari Hooded Justice ke Generasi Watchmen

Foto: Minuteman, Kelompok Superhero dari Serial Watchmen 2009 vs 2019.

JRMEDIA.ID —Alan Moore dan Dave Gibbons menciptakan Watchmen (1986) bukan hanya sebagai kisah pahlawan super, melainkan sebagai dekonstruksi total terhadap mitos superhero.

Salah satu aspek yang paling menarik adalah peralihan dari “generasi pertama” pahlawan bertopeng (seperti Hooded Justice, Captain Metropolis, dan Silk Spectre I) ke “generasi kedua” yang lebih kompleks dan problematis (Dr. Manhattan, Ozymandias, Silk Spectre II, Rorschach, dan The Comedian).

Generasi Pertama: Minutemen (1939–1949)Kelahiran pahlawan di dunia Watchmen dimulai pada akhir 1930-an dengan kelompok Minutemen.

Mereka terdiri dari pahlawan bertopeng yang muncul secara spontan, meniru fantasi buku komik dan pulp era itu.

Apakah Orang di Doraemon Tahu Kapan Kiamat? Dan Jika Kita Punya Mesin Waktu, Apakah Kiamat Bisa Diketahui?

Tokoh-tokoh pentingnya antara lain:Hooded Justice – pahlawan bertopeng pertama, sosok misterius dengan kekuatan fisik mengintimidasi. Identitas aslinya tidak pernah resmi diungkap.Silk Spectre I (Sally Jupiter) – pahlawan perempuan glamor yang juga menggunakan citra seksualitasnya.Captain Metropolis – pemimpin yang mencoba menjaga kohesi tim.

Dollar Bill, Nite Owl I, Mothman, Silhouette – masing-masing dengan nasib pahit, mulai dari tewas konyol hingga pensiun tragis.Minutemen tidak bertahan lama.

Skandal internal, lemahnya persatuan, serta kegagalan menghadapi masalah sosial yang nyata membuat tim bubar pada akhir 1940-an. Banyak anggotanya pensiun, tewas, atau menghilang dari publik.

Ke mana perginya Hooded Justice?Hooded Justice adalah kasus paling misterius. Setelah Minutemen bubar, ia menghilang begitu saja tanpa jejak.

Beberapa teori menyebut ia dibunuh oleh aparat atau mafia karena orientasi seksualnya, atau ia sengaja mundur untuk menghindari pengungkapan identitas.

Martian Manhunter & Plastic Man: Anggota Justice League yang Sering Terlupakan

Serial Watchmen versi HBO (2019) bahkan menggambarkannya sebagai tokoh kulit hitam bernama Will Reeves, yang memilih bertopeng karena trauma rasial.

Hilangnya Hooded Justice melambangkan rapuhnya fondasi moral generasi pertama pahlawan.Generasi Kedua: The Watchmen (1960-an–1985)Sekitar 20 tahun kemudian, muncul gelombang baru pahlawan bertopeng yang jauh lebih beragam dan kompleks. Bedanya, mereka lahir dalam konteks Perang Dingin, paranoia nuklir, dan krisis moral Amerika.

Tokoh utamanya: Dr. Manhattan (Jon Osterman) – satu-satunya “superhero” sejati dengan kekuatan fisika kuantum setelah kecelakaan laboratorium.

Ia mengubah seluruh keseimbangan geopolitik, membuat Amerika menjadi kekuatan dominan.

Ozymandias (Adrian Veidt) – pria terpintar di dunia, kaya, karismatik, dengan ambisi “menyelamatkan umat manusia” melalui rencana globalnya.

Koei Tecmo Rilis Trailer Cerita Atelier Resleriana: The Red Alchemist & the White Guardian dengan Subtitle Inggris

Silk Spectre II (Laurie Juspeczyk) – putri Silk Spectre I, dipaksa meneruskan warisan ibunya meski awalnya enggan.

Rorschach (Walter Kovacs) – vigilante brutal dengan pandangan moral hitam-putih.

Nite Owl II (Dan Dreiberg) – pahlawan idealis yang mewarisi peran Nite Owl I, tetapi lebih bergantung pada teknologi dan gadget.

The Comedian (Edward Blake) – veteran brutal yang bekerja untuk pemerintah Amerika, mewakili sisi gelap politik realis.Generasi ini lebih terkenal bukan karena heroisme murni, melainkan karena konflik psikologis dan politik. Pada 1977, pemerintah mengesahkan Keene Act, undang-undang yang melarang vigilante kecuali yang bekerja resmi untuk negara (seperti Dr. Manhattan dan The Comedian).

Hal ini menyebabkan sebagian besar anggota Watchmen pensiun, sementara sisanya melanjutkan dengan caranya sendiri.

Mengapa Generasi Pertama Hilang, dan Generasi Kedua Muncul? Peralihan ini mencerminkan perkembangan komik Amerika itu sendiri:Golden Age (1938–1950-an) → era penuh semangat patriotik, simbolisme sederhana, seperti Minutemen.Silver & Modern Age (1960-an–1980-an) → lebih kompleks, penuh trauma, paranoia politik, dan dilema moral, seperti yang diwujudkan oleh Watchmen generasi kedua.

Generasi pertama hilang karena tidak relevan dengan dunia yang makin brutal. Generasi kedua muncul bukan untuk menjadi pahlawan ideal, tetapi sebagai refleksi dari kekacauan sosial-politik pada masanya.KesimpulanGenerasi kedua Watchmen berdiri sekitar 1960-an hingga 1970-an, tepat ketika Perang Dingin memuncak.

Kehadiran Dr. Manhattan membuat mereka berbeda dari sekadar “penjaga jalanan”, melainkan pion dalam percaturan global. Sementara itu, generasi pertama seperti Hooded Justice menghilang karena kegagalan moral, tekanan sosial, dan perubahan zaman.

Dengan kata lain, Watchmen bukan sekadar cerita tentang superhero, melainkan sejarah alternatif tentang bagaimana mitos pahlawan berubah mengikuti politik, kekuasaan, dan sisi gelap manusia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *